Sambut PLUT, Working Group BDS Sulsel Siapkan Konsultan

By on May 12, 2013

workinggroupsulsel Sambut PLUT, Working Group BDS Sulsel Siapkan Konsultan

Kementrian koperasi kembali menggelar Pelatihan peningkatan Standar Kompetensi Pendamping Layanan Pengembangan Bisnis (LPB) atau Business Development Service – Provider (BDS-P)di Makassar.

Setelah sebelumnya pelatihan ini telah digelar sebanyak 10 kali dan dilaksanakan di beberapa kota besar di Indonesia. Pelatihan angkatan 1 – 7 digelar di Solo yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, angkatan 8 di gelar di Medan, angkatan 9 kembali digelar di solo dan terakhir untuk tahun ini digelar di hotel Grand Wisata Makassar tanggal 4 – 9 mei 2013 bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin.

Alumni pelatihan asal sulawesi selatan dari angkatan 1 – 10 kemudian membentuk Working Group sebagai wadah pertukaran informasi dan kerjasama untuk meningkatkan pelayanan pendampingan terhadap UMKM yang ada di Sulawesi Selatan.

Pasca pelatihan tanggal 9 mei 2013, Working Group asal Sulawesi Selatan ini menggelar pertemuan yang juga dihadiri oleh pendiri Asosiasi Business Development Service Indonesia (ABDSI), Samsul Hadi bersama dengan 20 anggota Working Group asal sulawesi selatan yang dikoordinatori oleh Nelson Soemanda.

Pada pertemuan kali ini, membahas tentang beberapa hal diantaranya adalah rekomendasi kepada kementerian Koperasi dan UMKM melalui Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan tentang persyaratan menjadi pendamping pada program Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM yang akan dibangun di beberapa kota di Indonesia.

Rekomendasi yang diajukan untuk program PLUT yang akan dibangun di kota Makassar dan Kota palopo yaitu telah mendapatkan sertifikat peningkatan standar kompetensi pendamping LPB / BDS-P. Menurut Nelson sebagai koordinator working Group, keputusan ini diambil sebagai upaya untuk memajukan UMKM di Sulawesi Selatan dengan memberikan pelayanan konsultasi dari konsultan yang kompeten dan diakui oleh kementrian Koperasi dan UMKM.

Senada dengan Nelson, Samsul hadi atau akrab disapa Cak Samsul mengatakan bahwa pelatihan yang dibuat oleh kementrian koperasi ini memang bertujuan untuk mengarahkan pendamping menjadi pendamping profesional dan memiliki komitmen untuk mengembangkan UMKM yang ada didaerahnya masing masing. (R02BM)

 

Comments

comments

Powered by Facebook Comments

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Read previous post:
kfcgerai
Waralaba Dibatasi, KFC Siap Bangun 30 Gerai Baru

Kemendag telah menerbitkan Peraturan Menteri perdagangan Nomor 07/M-DAG/PER/2/2013 tentang pengembangan Kemitraan dalam Waralaba untuk jenis jasa makanan dan minuman. Peraturan...

Close