Makassarpreneur Kunjungi Sokola Pesisir Mariso

by yhanthy dech | Tuesday, Apr 16, 2013 | 48 views

sokola

Lembaga Pengembangan Bisnis Makassarpreneur melakukan anjangsana ke Sokola Pesisir Mariso, Selasa (16/4), yang berlokasi di Jalan Nuri Lorong 300, Makassar. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menjajaki kerjasama untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat di sekitarnya.

Ikut hadir pada kesempatan kali ini, mewakili Makassarpreneur, Rahmatia Nuhung (Sekretaris), Yanti (Wakil Bendahara), dan Fatimah (Divisi Humas dan Infokom). Adapun dari pihak Sokola Pesisir dihadiri oleh Fadhilah Mutiarawati (Program Development), Andi Sulfiani (Program Officer), para pendamping dan fasilitator Sokola Pesisir, dan ibu-ibu yang merupakan orang tua murid Taman Kanak-kanak Sokola.

Sejak berdirinya di tahun 2005, Sokola Pesisir Mariso memiliki beberapa program kerja yang salah satunya adalah Pendidikan Taman Kanak-kanak yang pada tahun ajaran 2012-2013 ini anak didiknya berjumlah 35 orang dengan 2 orang tenaga pengajar.

Kawasan ini dulunya merupakan daerah pesisir yang sebagian mata pencaharian penduduknya adalah nelayan. Namun, karena reklamasi dan pembangunan di sepanjang pesisir, maka mata pencahariannya beralih ke tukang becak dan tukang bentor.

Sokola Pesisir ini didirikan untuk membantu anak-anak keluar dari keterpurukan sulit membaca dan menulis. Begitu juga para remaja dan ibu-ibu disekitarnya, sangat membutuhkan adanya pelatihan, terutama pelatihan kewirausahaan untuk membangun karakter dan jiwa wirausaha agar dapat memulai usaha untuk meningkatkaan kesejahteraan mereka.

Menurut Andi Sulfiani, Program Officer Sokola Pesisir Mariso, sebelumnya remaja-remaja Sokola Pesisir pernah mengikuti beberapa kursus keterampilan diantaranya salon, komputer,dan kursus sablon. Beberapa dari  mereka telah menjalankan usahanya berdasarkan skill yang mereka miliki. Namun karena tidak didukung dengan pelatihan manajemen seperti pemasaran dan pembukuan usaha, maka usaha mereka menjadi macet.

“Beberapa ibu-ibu disini pada dasarnya sudah memiliki usaha seperti rental game, menjahit, menjual gorengan dan kios barang campuran. Mereka inilah yang akan diberi pelatihan manajemen usaha agar usaha mereka bisa maju dan berkembang”, terang Evi, panggilan akrab Andi Sulfiani. (R10BM)

Like it? Share it!

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.